Senin, 28 Juli 2014
Blog ini sempat dihack
THR dan investasi
Sabtu, 01 Desember 2012
IHSG lagi bagus bagusnya
Sent from my BlackBerry�A�.
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Senin, 26 Maret 2012
Pentingnya Asuransi
Purwacaraka::
"Betapa Penting & Harus nya Asuransi Itu"
Akhir-akhir ini semakin banyak kita menyaksikan para artis & tokoh menderita berbagai penyakit kritis, diantaranya :
Gugun Gondrong yang terkena Tumor Otak,
Chrisye yang menderita Kanker Paru-paru,
Indro "warkop"menjalani Operasi Jantung,
Pepeng divonis penyakit langka Multiple Sclerosis,
Mantan Ibu Negara Ainun Habibie terkena Kanker,
Franky Sahilatua terdiagnosa Kanker
Sumsum,
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menderita kanker paru-paru,
dll
Semua itu membutuhkan biaya yang sangat besar untuk pengobatan nya. Kita telah melihat bagaimana para artis bergotong-royong mengumpulkan dana utk pengobatan Gugun Gondrong serta adanya malam penggalangan dana yg digelar untuk membantu biaya pengobatan Chrisye maupun Franky Sahilatua.
Jk tdk mempunyai Asuransi, maka biaya tsb akan sangat berat dan membebani keluarga serta orang2 disekitarnya.
Tidak salah di sela-sela malam amal untuk Franky Sahilatua, Purwacaraka berucap :
"Ini diharapkan bisa jadi pelajaran agar tidak terulang kepada musisi atau semua orang. Betapa penting dan harusnya ada asuransi itu. Sehingga jk terjadi kejadian spt ini, bisa ada yang meng-cover," kata Purwacaraka. (detikhot.com)
Begitupun penuturan Habibie dlm bukunya Habibie & Ainun yg menuliskan bahwa beliau sangat terbantu oleh Perusahaan Asuransi yang meng-cover biaya pengobatan Ibu Ainun Habibie di Jerman.
Kita tidak pernah tahu kapan & penyakit apa yg akan menyerang kita karena itu merupakan rahasia Tuhan.Tapi kita perlu mempersiapkan segala kemungkinan atau resiko buruk yg akan terjadi, salah satunya dgn Asuransi.
Apakah anda & kel Anda sdh memiliki Asuransi yg memadai & cukup ??
Semoga kita bisa belajar dari setiap kejadian diatas..
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Senin, 06 Februari 2012
Hutang maksimal 1/3 dari gaji
Sent from my BlackBerry�A�.
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Investasi dari bonus
Sent from my BlackBerry�A�.
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Minggu, 17 Januari 2010
Harga unit link
Prudential Life Assurance
Harga per unit 15/1/2010 14/1/10
PRU link Rupiah Managed Fund Rp5.112,13 Rp5.116,94
PRU link Rupiah Equity Fund Rp8.252,71 Rp8.237,25
Selasa, 02 Juni 2009
Kamis, 30 April 2009
Investasi di indek
Lalu dimanakah tempat idealnya untuk berinvestasi.
Selasa, 13 Januari 2009
Sukuk Ritel, Investasi Minim Resiko
(Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Satu lagi investasi baru yang bisa menjadi pilihan investor bermodal kecil. Setelah menerbitkan obligasi negara ritel (ORI), pemerintah segera menjual obligasi ritel berbasis syariah. Investasi yang minim risiko karena dijamin pemerintah.Praktisi syariah Iggy H Achsien menilai, sukuk ritel punya pasar yang bagus dan memberikan alternatif pilihan untuk investor yang mencari investasi syariah."Karena selama ini, investasi syariah yang ada baru reksa dana syariah, deposito syariah. Munculnya sukuk ritel sudah lama dinantikan," kata Iggy dalam perbincangannya dengan detikFinance, Rabu (14/1/2009).Meski kondisi pasar sedang lesu, munculnya sukuk ritel menurut Iggy tidak menghalangi investor untuk melakukan investasi syariah ini. "Apalagi sukuk ritel ini dijamin pemerintah, tentu risikonya pun minim," katanya.Pemerintah akan mulai menyosialisasikan sukuk ritel perdana pada 6-20 Februari 2009. Manajer Investasi yang ditunjuk telah melakukan road show ke beberapa daerah untuk penjualan sukuk ini, seperti yang dilakukan di Medan pada 13 Januari kemarin. Batas pembelian sukuk ritel ini minimum Rp 5 juta dan kelipatannya dengan nilai nominal per unitnya Rp 1 juta. Karakteristik sukuk ritel ini memiliki akad ijarah sale and lease back dengan tenor 3 tahun nominal dengan jatuh tempo tanggal 25 Februari 2012. Sedangkan pembayaran imbalan bulanan setiap tanggal 25.Investor yang berminat bisa mulai melakukan pemesanan di agen penjual. Sedangkan penjatahan akan dilakukan pada 23 Februari 2009, pembayaran penyelesaian (settlement) pada 25 Februari 2009 dan tanggal pencatatan di bursa 26 Februari 2009.Agen penjual sukuk ritel ini mencakup 13 agen penjual yang meliputi 4 bank umum konvensional, 1 Bank Umum Syariah dan 8 perusahaan efek.Bank Umum: Bank Mandiri, Citibank, HSBC dan BIIBank Syariah: Bank Syariah MandiriPerusahaan Efek: Danareksa Sekuritas, Trimegah Securities, CIMB-GK Securities, PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas, Reliance Securities, Anugerah Securindo Indah, Bahana Securities dan BNI Securities.Bagaimana tingkat return investasi sukuk ritel yang didapat investor? Meski pemerintah belum mengeluarkan kisaran bunganya, kemungkinan tingkat imbal hasil yang diberikan di atas deposito saat ini.Ingin investasi syariah? Sukuk ritel bisa jadi pilihan Anda.
Investasi Valas ? Lihat dulu Prospek Rupiah
(Foto: dok Danareksa)
Jakarta - Pelemahan rupiah yang mencolok terlihat sejak Oktober 2008. Rupiah sempat anjlok ke 12.850 per dolar AS namun kemudian bisa menguat lagi seiring dengan kebijakan valas oleh Bank Indonesia. Lalu bagaimana prospek rupiah di ujung tahun hingga awal tahun depan?Tidak ada salahnya bagi investor yang rajin berinvestasi di valas melihat dulu arah pergerakan mata uang lokal ini. Berikut analisa dan prospek rupiah dari analis Danareksa Sekuritas, Aldo Perkasa seperti detikFinance, Senin (22/12/2008).Rupiah sempat mengalami depresiasi yang cukup dalam hingga -30% (pada saat dolar AS mencapai Rp 12.400), dibandingkan dengan negara lainnya yang rata-rata mengalami depresiasi sebesar 10%, akibat ketakutan para investor asing terhadap negara berkembang.Ekonom Danareksa melihat beberapa alasan yang menyebabkan pelemahan Rupiah terjadi:1. Keengganan pemerintah untuk menerapkan kebijakan blanket guarantee. Beberapa negara seperti Singapura, Malaysia and Australia telah melaksanakan kebijakan blanket guarantee sejak bulan Oktober, dan ini memicu capital outflows yang kemudian mempengaruhi stabilitas mata uang kita. Dalam perkembangan terakhir, beberapa pihak telah mengusulkan kebijakan ini kepada pemerintah, namun tampak pemerintah masih terus mendiskusikan hal tersebut.2. BI telah mengeluarkan kebijakan untuk transaksi dolar AS yang mengatur jumlah maksimum dolar AS yang dapat dibeli setiap bulannya. Namun, dengan sosialisasi yang kurang, hal ini justru dapat memicu sentimen negatif terhadap Rupiah akibat pemegang USD yang merasa khawatir untuk sulit mendapatkan USD kembali di masa mendatang, sehingga membuat mereka berpikir dua kali untuk menukarkan USD-nya.3. Investor global mungkin melihat ekonomi Indonesia sebagai salah satu yang memiliki risiko mata uang yang besar. Hal ini disebabkan oleh tingginya rasio utang luar negeri terhadap cadangan devisa yang sekitar 2,8x dibandingkan rata-rata Asia yang hanya 1,1x.Dalam perkembangan terakhir, rupiah mengalami penguatan yang cukup signifikan ke level Rp 10.900-an di minggu kedua bulan Desember.Ekonom Danareksa juga melihat potensi penguatan USD akan terus berlanjut hingga ke Rp 10.000/USD di Januari 2009 yang didukung oleh beberapa hal:1. Indonesia bukan negara export dependent.Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, Indonesia memiliki rasio ekspor terhadap Pendapatan per Kapita yang paling kecil dibandingkan dengan negara tetangga. Maka seharusnya ekonomi Indonesia merupakan salah satu yang paling bisa bertahan di tengah krisis global ini.Indonesia memiliki rasio tingkat ekspor terhadap pendapatan per kapita yang cukup kecil dibandingkan dengan negara tetangga, yaitu sekitar 30%, dibandingkan dengan Malaysia 110%, Singapura 230% dan Thailand 73%.2. Tingkat inflasi dan suku bunga yang stabil.Seiring dengan penurunan harga komoditas dunia, maka tingkat inflasi akan ikut turun, begitu juga dengan suku bunga. Inflasi bulan November mulai menurun (0,12% dalam satu bulan terakhir dan 11,7% dalam satu tahun terakhir. Sementara BI Rate turun ke level 9,25%.Hal ini akan berimbas positif pada ekonomi indonesia dan tidak akan memicu capital outflows, karena tren penurunan suku bunga juga terjadi di negara lain. Untuk tahun depan ekonom kami memperkirakan inflasi akan mencapai 8% dan BI rate 8,5% di akhir tahun 2009.3. AS akan mencetak uang dalam jumlah besar. Fed telah menyuntikkan triliunan USD ke sistem finansial AS untuk mendukung perekonomiannya, dan ini dilakukan dengan cara mencetak uang, yang dikonfirmasikan dengan adanya stimulus sebesar USD 800 miliar, sehingga akan meningkatkan suplai USD di pasar. Seiring dengan kontraksi ekonomi AS, hal ini akan berpotensi menekan USD dan membantu Rupiah untuk mengalami apresiasi.Aldo mengingatkan, di balik pasar finansial yang mulai rebound, kewaspadaan terhadap perkembangan ekonomi dunia dan domestik tetap perlu, sebab risiko terhadap perlambatan ekonomi tersebut masih ada sehingga kemungkinan bagi pasar finansial untuk mengalami koreksi kembali juga masih cukup besar.(ir/qom)
Kamis, 25 Desember 2008
Catatan akhir tahun
Disamping krisis ekonomi ada satu peristiwa penting di Indonesia yang akan terjadi yaitu pemilihan umum 2009, kalau semua berjalan dengan aman maka ada indikasi harga saham akan bisa naik dan tentu sebaliknya. Pada umunya setiap Negara akan selalu mempertahankan saham tetap stabil untuk menarik minat investor untuk kembali berinvestasi disamping indikator yang lainnya.
Krisis di bursa saham Indonesia akibat banyaknya investor asing yang menarik dananya untuk digunakan di negaranya sendiri karena perlu dana segar. Pada satu saat mereka akan kembali invetasi di Indonesia melihat harga saham yang murah dan semakin baiknya ekonomi Indonesia.
Jumat, 12 Desember 2008
Investasi bijaksana disaat krisis ekonomi
Dalam merencanakan ada hal-hal tertentu yang luput dari perhatian kedua pasangan suami istri yaitu "PHK" ada berbagai macam kebutuhan dalam satu rumah tangga. Ada pos-pos pembiayaan yang dianggap tidak perlu harus dikurangani, demi melanjutkan kehidupan dan investasi untuk masa depan.
Pertama yang menjadi perhatian adalah tabungan di bank, karena tidak ada pemasukan sesuai dengan anggaran terpaksa mengambil simpanan yang ada di bank untuk menutupi kebutuhan hidup. Berapakah suku bunga bank saat ini ?
Kapan puncak PHK di Indonesia ?
Ada beberapa pabrik di kawasan industi jawa timur sudah mulai memPHK karyawanya. Dampat krisis ekonomi diperkirakan mengalami puncaknya semester kedua tahun 2009. Krisis ekonomi 2008 tentu berbeda dengan krisis 1998 karena kejadian berawal bukan di Indonesia. Pondasi ekonomi indonesia sangat berbeda dengan krisis sebelumnya, justru dengan adanya krisis ekonomi tahun 1998 telah memberi pelajaran bagi bangsa Indonesia untuk lebih berhati-hati segala tindakan yang menyebakan krisis ekonomi.
Indikasi ekonomi sekarang tebih tangguh dibanding dengan krisis ekonomi 1998 sering diulas di masmedia. Belajar dari pengalaman dulu, hendak prisip kehati-hatian perlu dilakukan disegala segi perencanaan .
Padaan, 12 Desember 2008
Kamis, 20 November 2008
Selamatkan 30 persen Investasi ke Emas
(Foto: Reuters)
Jakarta - Krisis finansial global diprediksi akan berlangsung lama. Investor yang ingin mencegah penurunan investasinya di surat berharga bisa melakukan diversifikasi sepertiga investasinya ke emas.Meski harga emas cenderung turun yang per 20 November 2008 ada di posisi US$ 735,9 per troy ounce, namun emas bisa menjadi pelindung di saat investasi di pasar modal penuh ketidakpastian. Jika harga emas US$ 735,9 per troy ounce maka harga emas per gram menjadi US$ 23,66 (1 troy ounce = 31,1 gram) sehingga harga emas dalam rupiah menjadi sekitar Rp 284 ribu per gram (kurs 12.000/US$)."Memang harga emas cenderung turun, tapi ini waktu yang tepat untuk mengamankan investasi. Minimal 30% investasi bisa didiversifikasi ke emas," kata Ketua Asosiasi Pedagang Emas dan Permata Indonesia (Apepi) Jeffrey Thumewa dalam perbincangannya dengan detikFinance, Kamis (20/11/2008).Jeffrey menilai dengan melakukan diversifikasi ke emas maka nilai investasi akan lebih solid apalagi situasi ekonomi dalam negeri juga ikut tertular krisis seperti saat ini.Diakui Jeffery, tren harga emas saat ini sedang turun mengikuti harga minyak dunia. Namun menurutnya meski harga emas turun sepanjang nilai dolar AS menguat tidak akan ada penurunan nilai investasi."Kecuali harga emas turun dan dolar ikut turun maka nilai investasinya akan menurun," katanya.Namun dia optimistis penurunan harga emas tidak akan sedrastis harga minyak, karena harga minyak lebih banyak unsur politisnya seperti kepentingan negara-negara besar.Jeffrey mengaku pelaku pasar di komoditas emas memang sulit memprediksi sampai kapan situasi ekonomi akan pulih. Namun untuk berjaga-jaga menghadapi kelesuan ekonomi yang akan berkepanjangan ini, pembelian emas saat ini merupakan momentum yang tepat."Kalau pun investasi emas jangan yang ada di pasar berjangka, karena pasar global sedang susah lebih baik membeli dalam bentuk fisik," saran Jeffrey.Hingga saat ini menurut Jeffrey memang belum ada animo beli yang besar terhadap emas. Semua pemilik dana memilih wait and see melihat perkembangan situasi global."Tapi menurut saya justru saat ini adalah waktu yang tepat untuk investasi emas," katanya. Bagaimana dengan Anda?
Rabu, 08 Oktober 2008
Tidak mengatur keuangan masalah di hari tua
Dengan selesainya satu pekerjaan dan pindah ketempat yang baru, suasana baru dan penghidupan yang lebih membaik. Hari-hari pun berlalu hingga masa damai itu berakhir. Jam berputar pelan namun pasti, masa pensiun sudah menjelang ada kegelisahan menghadapi masa pensiun. Sedangkan untuk memasuki masa pensiun perlu waktu 5 tahun untuk mencoba sesuatu yang lain sebagai ladang kehidupan.
Sayang Tuan A tidak melakukan karena terlena akan kemapanan hidup yang sudah diraih, pada akhirnya dia harus meminta kepada sahabat. Sekali, dua kali, tiga kali tidak masalah tapi kalau terus menerus itu adalah masalah besar. Sehinga pada suatu hari sepeser uangpun dia tidak dapatkan hanya untuk pulang naik bis ke rumahnya.
Pada akhirnya dia minta bukan pada sahabatnya tapi kepada orang lain yang dia kenal. Bagaimanakah dengan hari esok ?.
Persahabatan itu indah di masa muda tapi menyakitkan di masa tua
Rabu, 10 September 2008
Ada trend kenaikan suku bunga deposito
Selasa, 09 September 2008
Dana Asuransi Idealnya 10%
Dana Asuransi Idealnya 10%
Sumber : Alih Istik Wahyuni - detikFinance
Jumat, 18/04/2008 15:55 WIB
Jakarta - Produk asuransi saat ini sudah menjadi kebutuhan untuk melindungi diri, keluarga atau barang berharga lainnya. Besar atau kecil pendapatan seseorang disarankan memiliki asuransi.Idealnya dana asuransi yang harus dikeluarkan sebesar 10% dari pendapatan. Mulailah dari asuransi yang murah seperti asuransi jiwa. Untuk mengetahui penting memiliki asuransi, berikut petika wawancara detikFinance dengan Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Evelina Fadil P di Hotel Le-Meridien, Jakarta, Jumat (17/4/2008). Sekarang banyak asuransi termasuk asuransi jiwa, kenapa kita perlu asuransi jiwa?
Didalam sebuah kehidupan keluarga, kepala rumah tangga harus pikirkan, kalau sayang kelurga, bagaimana ketika terjadi apa-apa, kelurga bisa tetap terlindungi. Di negara yang sudah berkembang, ada Financial Family Planning atau Perencanaan Keuangan Keluarga. Ini biasanya mulai dari anak, muda, sekolah, married, sampai punya anak, ada insurance planning seperti rumah dan mobil. Lalu masuk ke investment planning. Misalkan ketika tabungannya sudah terkumpul, bagaimana dia mengelola investasinya, pengeluarannya, bagaimana menyisihkan sebagian uangnya agar ketika pensiun dia bisa menjaga life style-nya. Lalu ada pension plan, biasanya dapat dari perusahaannya, tapi dia juga harus memikirkannya sendiri kalau mau jaga life style dia. Berapa uang yang diperlukan dalam 20-30 tahuh usia produktifnya. Kemudian berkembang tax planning. Di luar negeri individu-individu saja punya tax consultant. Bagaimana mengatur pajaknya. Lalu ada yang untuk mengatur warisan untuk anak-anaknya. Karena kalau di luar negeri, kalau nggak diatur, anak yang menerima warisan bisa terkena pajak 30%. Lalu dari berbagai macam produk asuransi jiwa, cara memilih yang tepat bagaimana? Tergantung kebutuhan dia. Kalau gaji masih sedikit, asuransi jiwa bukan sesuatu yang mahal dan hanya bisa dibeli oleh orang-orang yang gajinya besar, no. Justru orang yang tabungannya pas-pasan justru dia yang sangat membutuhkan asuransi. Dia bisa mulai dari kalau punya mobil, ya asuransi mobil. Kalau concern sama kesehatan, ya asuransi kesehatan. Nggak usah yang preminya gede-gede dulu, mulai dari yang kecil-kecil dulu. Kalau mau untuk produk investment, sisihkan dulu dari gajinya, 10% aja dulu. Gini aja, kalau dia nabung sehari Rp 1.000 aja, sebulan Rp 30.000. Ini untuk yang gajinya kecil. Tapi kalau misalkan kelipatan Rp 5.000 sehari, bisa disesuaikan. Daripada beli tas, sepatu, tabungkan uanganya. Kalau dikalikan dia nabung 10 tahun, kan jadinya besar. Idealnya berapa persen dari penghasilan sebulan?Kalau idealnya 10%. Idealnya setiap orang punya berapa asuransi? Paling sedikit 5. Asuransi mobil, rumah, saving, kesehatan, pendidikan. Kalau mau pasti bisa. Itu termasuk yang 10%. Berapa bunga yang ditawarkan untuk asuransi jiwa? Biasanya kita setengah persen di atas deposito. Selalu kita tawarkan lebih tinggi dari deposito. Karena di asuransi kita kan nggak kena pajak. Bagaimana caranya memilih perusahaan asuransi yang bagus, sehingga menghindari potensi gagal bayar? Bisa dilihat dari RBC-nya, tapi RBC juga hanya satu-satunya penentu. Tapi juga manajemen, back up-nya bagaimana. Atau bisa juga lihat di AAJI, kita ada daftarnya. Kalau ada keluhan atau masalah, bisa lapor ke AAJI?AJI hanya bisa memfasilitasi, tapi tanggung jawab tetap di perusahaan.
Selasa, 18 Maret 2008
Saatnya berinvestasi di Asuransi Unit Link
Dengan Assuransi Unit Link Semua bisa menghasil investasi yang diharapkan ditambah proteksi